SENI GRAFIS

1 comments

 

OLEH: DADANG HUDAN DARDIRI, S.Pd., M.Pd.

 

Sumber gambar:

 Arsy Tours. 2015. Taman Prasejarah Leang-Leang Menawarkan Wisata Sejarah dan Budaya. Diunduh  pada 24 Januari 2021, dari:  https://www.arsy.co.id/2015/09/taman-prasejarah-leang-leang-menawarkan.html.

A.    Pengertian Seni Grafis

Istilah grafis menurut etimologi berasal dari kata grafic (bahasa Inggris) yang diadopsi dari Bahasa Latin graphe, kata graphe tersebut juga ternyata diambil dari Bahasa Yunani yang berarti menulis, menggores, atau menggambar diatas batu.

 Seni grafis tergolong seni rupa dua dimensi yang proses pembuatannya menggunakan teknik cetak. Bidang gambar yang digunakan biasanya berupa kertas. Kecuali pada teknik monotype proses pembuatan seni grafis mampu meciptakan salinan karya yang sama persis dengan jumlah yang banyak. Di Indonesia pembuatan karya grafis telah dibuat sejak zaman prasejarah dengan bukti gambar cetakan tangan yang terdapat di goa Leang-leang, Sulawesi Selatan. Teknik pengerjaaan gambar dilakukan dengan meletakan tangan di atas permukaan dinding gua lalu pewarna yang telah dikunyah disemburkan  melalui mulut, selanjutnya tangan diangkat sehingga terteralah cetakan tangan di atas permukaan gua yang sekelilingnya dipenuhi warna.

Cetakan Tangan yang terdapat pada Goa Leang-Leang

 

Sumber gambar:

 Arsy Tours. 2015. Taman Prasejarah Leang-Leang Menawarkan Wisata Sejarah dan Budaya. Diunduh  pada 24 Januari 2021, dari:  https://www.arsy.co.id/2015/09/taman-prasejarah-leang-leang-menawarkan.html.

 

Seni grafis dapat diartikan sebagai cabang seni rupa murni (fine art) yang bersifat dua dimensional (dwi matra) yang dalam proses perwujudan ide (gagasan) serta curahan perasaan (expression) menggunakan teknik atau proses cetak atau tera. Cetakan untuk pembuatan karya grafis diciptakan dari permukaan sebuah bahan, secara teknis disebut dengan matrix. Matrix yang umum digunakan diantaranya adalah: plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu digunakan untuk litografi; papan kayu untuk woodcut/ cukil kayu. Ciri-ciri seni grafis sebagai salah satu karya seni rupa diantaranya:

1.     Memiliki sifat duplicate artinya karya seni rupa dua dimensi yang menghasilkan karya dengan cara digandakan. Penggadaan karya dihasilkan dengan salinan atau duplikat yang sama persis.

2.     Memiliki sifat omnipresence atau omnipresent, karena karya seni grafis dihasilkan dengan cara digandakan maka hasil karya yang dihasilkan dapat hadir dimana-dimana.

3.     Bersifat original, meskipun dihasilkan dengan cara digandakan ide dasar atau konsep dasar seni grafis tetap bersifat orisinal atau bukan merupakan karya hasil jiplakan atau turuan dari karya orang lain.

 

B.    Jenis  Karya Grafis

Berdasarkan teknik atau cara pembuatanya jenis karya seni grafis terdiri dari cetak tunggal (mono print atau mono type), cetak datar (lithography), cetak tinggi (wood cut), cetak saring (silk screeen atau screen printing), serta cetak dalam (intaglio).

1.   Cetak Tunggal (Mono Print atau Mono Type)

Cetak tunggal atau mono print atau disebut juga mono type adalah karya seni grafis yang cenderung menghasilkan karya grafis dengan jumlah tunggal. Proses pembuatannya cetak tunggal cukup sederhana yaitu, dengan langkah pembuatan sebagai berikut:

a.     Sediakan acuan cetak berupa lempengan kaca dengan ukuran sesuai dengan bidang gambar yang akan dibuat, kertas singkong atau kertas gambar, cat air, kwas serta air bersih.

b.   Buatlah pola gambar atau sketsa diatas permuakaan kaca menggunakan spidol.

c.    Warnailah pola gambar yang telah dibuat di atas kaca menggunakan cat air atau cat poster dengan sedikit kental.

d.   Setelah proses pewarnaan selesai, siapkanlah kertas lalu celupkan ke dalam air bersih tiriskan sebentar, dengan tidak menunggu terlalu kering letakkanlah kertas gambar yang masih agak basah tersebut ke atas permukaan kaca yang telah diberi gambar ratakan permukaan kertas menggunakan rol, selanjutnya angkatlah kertas gambar tersebut, maka gambar yang ada di kaca akan berpindah ke atas permukaan kertas. Biarkanlah gambar tersebut kering, dengan demikian kita telah menghasilkan grafis dengan teknik monoprint atau mono type.

Seni Grafis dengan Teknik Monotipe/ Monoprint

Sumber gambar:

KakaVisula. 2016. Monotipe. Diunduh pada 24 Januari 2021, dari: http://www.kakavisual.co.id/monotipe/

2.   Cetak Datar (Lithography)

Karya grafis dengan teknik cetak datar atau dikenal juga lithography adalah karya seni grafis yang dibuat dengan menyediakan acuan catak berupa batu yang dikenal dengan batu litho itulah kenapa karya grafis dengan teknik ini disebut sebagai lithogrphy. Karya grafis dengan teknik lithography lazim dihasilkan oleh para seniman grafis atau disebut inkgrafer yang berada di negara-negara Eropah.

Litografi adalah teknik yang ditemukan pada tahun 1798 oleh Alois Senefelder dan didasari pada sifat kimiawi minyak dan air yang tak bisa bercampur. Digunakan permukaan berpori, biasanya sejenis batu yang disebut limestone/batu kapur; gambar dibuat pada permukaan batu dengan medium berminyak. Kemudian dilakukan pengasaman, untuk mentransfer minyak ke batu, sehingga gambar 'terbakar' pada permukaan. Lalu dilapisi gum arab (arabic gum), bahan yang larut air, menutupi permukaan batu yang tidak tertutupi medium gambar (yang berbasis minyak). Batu lantas dibasahi, air akan berada pada bagian permukaan yang tidak tertutup medium gambar berbasis minyak tadi; selanjutnya batu di-roll dengan tinta berbasis minyak ke seluruh permukaan; karena air menolak sifat minyak pada tinta maka tinta hanya menempel pada bagian gambar yang berminyak. Kemudian selembar kertas lembap diletakkan pada permukaan, image/gambar ditransfer ke kertas dengan menggunakan alat press. Teknik litografi dikenal dengan kemampuannya menangkap gradasi halus dan detail yang sangat kecil.


Salah satu Karya Lithography

Sumber gambar:

Michael Pollick. 2020. What is a Lithograph? Diunduh pada tanggal 26 Januari 2021, dari: https://www.wisegeek.com/what-is-a-lithograph.htm

 

Seniman yang menggunakan teknik ini: George BellowsPierre BonnardHonoré Victorient DaumierM.C. EscherEllsworth KellyWillem de KooningJoan MiróEdvard MunchEmil NoldePablo PicassoOdilon RedonHenri de Toulouse-Lautrec and Stow Wengenroth.

3.   Cetak Tinggi (Wood Cut)

Cukil kayu atau wood cut sering disebut juga sebagai xilografi (xylographi) , adalah salah satu teknik cetak relief, merupakan teknik seni grafis paling awal, dan merupakan satu-satunya yang dipakai secara tradisional di Asia Timur. Kemungkinan pertama kali dikembangkan sebagai alat untuk menciptakan pola cetak pada kain, dan pada abad ke-5 dipakai di Tiongkok untuk mencetak teks dan gambar pada kertas. Teknik cukil kayu di atas kertas dikembangkan sekitar tahun 1400 di Eropa oleh Johannes Gutenburg, dan beberapa waktu kemudian di Jepang. Di dua tempat ini, teknik cukil kayu banyak digunakan untuk proses membuat gambar tanpa teks.

Seniman membuat skets terlebih dulu pada sebidang papan kayu, atau di kertas yang kemudian ditransfer ke papan kayu. Tradisionalnya, seniman kemudian menyerahkan rancangannya ke ahli cukil khusus, yang menggunakan peralatan tajam untuk mencukil bagian papan yang tidak akan terkena tinta. Bagian permukaan tinggi dari papan kemudian diberi tinta dengan menggunakan roller, lalu lembaran kertas, yang mungkin sedikit lembap, ditaruh di bawah papan. Kemudian papan digosok dengan baren (alat yang digunakan di Jepang) atau sendok, atau melalui alat press. Jika memakai beberapa warna, papan yang terpisah dipakai untuk tiap warna.

Seniman yang menggunakan teknik ini:Albrecht DürerWerner DrewesHiroshige, Hokusai.


Karya Woodcut karya Katsushika Hokushai

Sumber gambar:

Wikipedia. 2021. Fine Wind, Clear Morning. Diunduh pada 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Fine_Wind,_Clear_Morning















The flight into Egypt, Woodcut karya Albrecht Dürer

Sumber gambar:

Wiikipedia. 2021. List of woodcuts by Albrecht Dürer. Diunduh pada taggal 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_woodcuts_by_Albrecht_D%C3%BCrer


View of the Whirlpools at Awa triptych, 1857, karya Utagawa Hiroshige

Sumber:

Wikipedia. 2021. Hiroshige. Diunduh pada tanggal 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Hiroshige

 

 

 

 

4.           Cetak Saring (Silk Screen atau Screen Printing)

Cetak saring dikenal juga dengan sablon atau serigrafi menciptakan warna padat dengan menggunakan teknik stensil. Mula-mula seniman menggambar berkas pada selembar kertas atau plastik (kadang-kadang dipakai juga film.) Gambar kemudian dilubangi untuk menciptakan stensil. (Bagian yang berlubang adalah bagian yang akan diwarnai.) Sebuah screen dibuat dari selembar kain (asalnya dulu menggunakan sutra) yang direntangkan pada rangka kayu. Selanjutnya stensil ditempelkan pada screen. Kemudian screen diletakkan di atas kertas kering atau kain. Tinta dituangkan di sisi dalam screen. Sebuah rakel dari karet digunakan untuk meratakan tinta melintasi screen, di atas stensil, dan menuju ke kertas atau kain. Screen diangkat ketika gambar sudah ditransfer ke kertas/kain. Tiap warna memerlukan stensil yang terpisah. Screen bisa dipakai lagi setelah dibersihkan.

Seniman yang menggunakan teknik ini: Josef AlbersChuck CloseRalston Crawford, Robert IndianaRoy LichtensteinJulian OpieRobert RauschenbergBridget RileyEdward Ruscha, dan Andy Warhol.Brooklyn Bridge, 1983, Cetak Saring Karya Andy Warhol


Sumber gambar:

Master Works Fine Art Gallery (MFA).____. Andy Warhol and his Screenprint. Diunduh apa 26 Januari 2021, dari:  https://news.masterworksfineart.com/2017/10/19/andy-warhol-and-his-screenprint.

5.   Cetak Dalam

Cetak dalam adalah karya grafis menggunakan acuan cetak bersifat dalam untuk menyalurkan tinta ke atas media gambar. Cetak dalam berlawanan dengan cetak tinggi pada cetak tinggi bagian yang tinggi untuk memindahkan tinta pada permukaan kertas, sedangkan pada cetak dalam justru permukaan yang tinggi harus bebas dari tinta sedang bagian yang dalam untuk menahan tinta yang nantinya dipindahkan ke permukaan kertas atau media gambar. Jenis-jenis cetak dalam terdiri dari beberapa teknik diantaranya engraving, etsa, mezzotint dan drypoint.

a.   Engraving

Engraving pertama kali dikembangkan di Jerman sekitar tahun 1430.  Pembuat engraving memakai matrix atau acuan cetak menggunakan permukaan logam. Permukaan logam yang berupa plat tembaga diberi desain atau gambar dengan cara diukir menggunakan alat yang disebut burin. Alat ukir tersebut memiliki bermacam-macam bentuk dan ukuran menghasilkan jenis garis yang berbeda-beda.

Seluruh permukaan plat diberi tinta, kemudian tinta dibersihkan dari permukaan, yang tertinggal hanya tinta yang berada di garis yang diukir. Kemudian acuan cetak berupa plat diletakan pada alat press bertekanan tinggi bersama dengan lembaran kertas (seringkali dibasahi untuk melunakkan). Kertas kemudian mengambil tinta dari garis engraving (bagian yang diukir), sehingga menghasilkan karya cetak.


"Melancholia I", engraving karya Albrecht Dürer

Sumber gambar:

Wikipedia. 2021. Seni Grafis. Diunduh pada tangal 26 Januari 2021, dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Seni_grafis

 

b.   Etsa (Etchcing)

Etsa adalah karya grafis yang tergolong cetak dalam dengan acuan cetak berupa plat atau lempengan temabaga. Etsa ditemukan oleh Proses Daniel Hopfer (sekitar 1470-1536) dari Augsburg, Jerman, yang mendekorasi baju besinya dengan teknik ini.

Etsa kemudian menjadi tandingan engraving sebagai medium seni grafis yang populer. Kelebihannya adalah, tidak seperti engraving yang memerlukan ketrampilan khusus dalam pertukangan logam, etsa relatif mudah dipelajari oleh seniman yang terbiasa menggambar.

Hasil cetakan etsa umumnya bersifat linear dan seringkali memiliki detail dan kontur halus. Mula-mula selembar plat logam (biasanya tembaga, seng atau baja) ditutup dengan lapisan semacam lilin. Kemudian menggores lapisan tersebut dengan jarum etsa yang runcing, sehingga bagian logamnya terbuka. Plat tersebut lalu dicelupkan dalam larutan asam atau larutan asam disapukan di atasnya, jenis larutan asam yang biasa digunakan diantaranya adalah asam nitrat (HNO3) Asam akan mengikis bagian plat yang digores (bagian logam yang terbuka/tak terlapisi). Setelah itu, lapisan yang tersisa dibersihkan dari plat, dan proses pencetakan selanjutnya sama dengan proses pada engraving.



Potrait Martin Luther Karya Etsa Daniel Hopfer (1523)

Sumber gambar:

Wikipedia. 2020. Daniel Hopfer. Diunduh pada tanggal 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Daniel_Hopfer

c.   Mezzotint

Mezzotint adalah teknik cetak dengan menggunakan acuan cetak berupa plat logam yang terlebih dahulu dibuat kasar permukaannya secara merata. Gambar dihasilkan dengan cara mengerok halus permukaan, menciptakan gambar yang dibuat dari gelap ke terang. Mungkin juga menciptakan gambar hanya dengan mengkasarkan bagian tertentu saja, bekerja dari warna terang ke gelap. Alat yang digunakan untuk teknik ini adalah rocker.

“Sun Shine”, Karya Mezzotint Peter Ilsted

Sumber gambar:

Wikipedia. 2021. Mezzotint. Diunduh pada, tanggal 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Mezzotint

 

Metode mezzotint ditemukan oleh Ludwig von Siegen (1609-1680). Proses ini dipakai secara luas di Inggris mulai pertengahan abad 18, untuk mereproduksi foto dan lukisan.



Portrait of Amelie Elisabeth von Hessen, diketahui karya pertama mezzotint, Ludwig von Siegen, (1642). Yang terdapat di Metropolitan Museum of Art.

Sumber gambar:

History of Information.com. 2021.Ludwig van Siegen Invents Mezzotint. Diunduh pada tanggal 26 Januari 2021, dari: https://www.historyofinformation.com/detail.php?id=1258.

d.   Drypoint

Drypont adalah teknik garfis yang menggunakan acuan cetak yang mirip dengan engraving. Sementara garis pada engraving sangat halus dan bertepi tajam, goresan drypoint meninggalkan kesan kasar pada tepi garis. Kesan ini memberi ciri kualitas garis yang lunak, dan kadang-kadang berkesan kabur, pada drypoint. Karena tekanan alat press dengan cepat merusak kesan tersebut, drypoint hanya berguna untuk jumlah edisi yang sangat kecil; sekitar sepuluh sampai duapuluh karya. Untuk mengatasi ini, penggunaan electro-plating (pelapisan secara elektrik dengan bahan logam lain) telah dilakukan sejak abad sembilanbelas untuk mengeraskan permukaan plat.

Teknik ini ditemukan oleh seorang seniman Jerman selatan abad 15 yang memiliki julukan Housebook Master. Di antara seniman  yang menggunakan teknik ini adalah Albrecht Dürer dan  Rembrandt Van Ryjn.



Drypoint karya Rembrandt Van Rhyjn

Sumber gambar:

Master Works Fine Art Gallery (MFA).____. Rembrandt Drypoints

  Diunduh apa 26 Januari 2021, dari:  https://news.masterworksfineart.com/2017/10/19/andy-warhol-and-his-screenprint.




Sumber Gambar:

 

 

Arsy Tours. 2015. Taman Prasejarah Leang-Leang Menawarkan Wisata Sejarah dan Budaya. Diunduh  pada 24 Januari 2021, dari: https://www.arsy.co.id/2015/09/taman-prasejarah-leang-leang menawarkan.html.

 

History of Information.com. 2021. Ludwig van Siegen Invents Mezzotint. Diunduh pada tanggal 26 Januari 2021, dari: https://www.historyofinformation.com/detail.php?id=1258.

 

KakaVisula. 2016. Monotipe. Diunduh pada 24 Januari 2021, dari: http://www.kakavisual.co.id/monotipe/.

 

Master Works Fine Art Gallery (MFA).____. Andy Warhol and his Screenprint. Diunduh apa 26 Januari 2021, dari:  https://news.masterworksfineart.com/2017/10/19/andy-warhol-and-his-screenprint.

 

___________________________________.____. Rembrandt Drypoints. Diunduh apa 26 Januari 2021, dari:  https://news.masterworksfineart.com/2017/10/19/andy-warhol-and-his-screenprint.

 

 

Michael Pollick. 2020. What is a Lithograph? Diunduh pada tanggal 26 Januari 2021, dari: https://www.wisegeek.com/what-is-a-lithograph.html.

 

Wikipedia. 2020. Daniel Hopfer. Diunduh pada tanggal 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Daniel_Hopfer.

 

 

_________. 2021. Fine Wind, Clear Morning. Diunduh pada 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Fine_Wind,_Clear_Morning.

 

_________. 2021. Hiroshige. Diunduh pada tanggal 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Hiroshige.

 

 

_________. 2021. List of woodcuts by Albrecht Dürer. Diunduh pada taggal 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/ List_of_woodcuts_by_Albrecht_D%C3%BCrer.

 

 

_________. 2021. Mezzotint. Diunduh pada, tanggal 26 Januari 2021, dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Mezzotint.

 

 

_________. 2021. Seni Grafis. Diunduh pada tangal 26 Januari 2021, dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Seni_grafis.

 

 



Read More »

KISI-KISI SOAL PAS SENI BUDAYA KELAS VII

1 comments

 



1.        Gambar merupakan bahasa yang  universal dan dikenal jauh sebelum manusia mengenal tulisan. Gambar sudah dikenal masyarakat sejak zaman. 

 

Purba

 

2.        Tujuan menggambar, adalah...

 

a.     mengekspresikan diri

b.     menyampaikan gagasan/ ide

c.      menyampaikan symbol

 

3.        Contoh Komposisi Asimetrsi

 

4.        Tahapan menggambar yang benar adalah sebagai berikut.

 

 

Mengetahui bentuk dasar dari objek yang akan digambar

Mengetahui  bagian-bagian dari objek gambar

Menyusun atau menyambung bagian per bagian  menjadi gambar  yang utuh

Memberikan  dimensi gelap terang baik hitam putih atau berwarna

Memberi kesan untuk latar belakang

 

 

5.        Pensil yang memiliki sifat lunak dan cocok digunakan untuk membuat garis tebal atau hitam pekat adalah.

 

B

 

6.        Contoh Obyek gambar berupa alam benda…

 

 ..........................

 


 

7.        Yang merupakan alat untuk menggambar adalah..

 

a.     Krayon

b.     Pensil

c.      Pensil warna

 

8.        Contoh gambar ragam hias berbentuk flora

 

……………

 

9.        Contoh gambar ragam hias berbentuk fauna

 

…………………….

 

10.     Bentuk ragam hias yang memiliki bentuk dasar teratur diantaranya   pilin berganda, tumpal, meander, swastika dan kawung, adalah ragam hias….

 

Geometris

 

11.     Contoh ragam hias geometris…..

 

Swastika

 

12.     Ragam hias berbentuk gunungan di bawah ini memiliki fungsi…

 

Simbolis

 

13.     Gambar ragam hias berbentuk manusia termasuk dalam motif hias ...

 

Motif hias figurative

 

14.     Motif mega mendung seperti di bawah merupakan motif tradisional khas dari daerah…

 

Cirebon

 

15.     Menggambar ragam hias yang dilakukan dengan cara penggayaan adalah…

 

Stylasi 

 

16.     Bernyanyi satu suara seperti menyanyikan melodi suatu lagu. Partitur lagu yang digunakan hanya melodi pokoknya saja, adalah…

unisono

 

17.     Cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas dalam teknik vokal, adalah..

 

Artikulasi

 

18.     Pernyataan di bawah yang merujuk pada pengertian Phrasering, adalah…

 

Aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah di mengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.

 

19.     Pernapasan ini paling cocok untuk bernyanyi karena dapat mengambil napas sebanyak-banyaknya dan mengeluarkan secara perlahan-lahan dan teratur, merupakan pernapasan…

 

Diafragma

 

 

20.     Teknik atau cara memaikan alat muisk rebab adalah…

 

Digesek

 

21.     Alat musik yang paling khas dari daerah Jawa Barat, bahkan alat music ini telah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai The Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Sebagai warisan budaya dunia milik Indonesia yang dideklarasikan pada pada 16 Januari 2011. Alat music ini adalah..

 

Angklung

 

22.     Di bawah ini yang merupakan pernyataan tentang alat music ritmis adalah…

 

a.     Alat musik yang sering digunakan sebagai elemen penting dalam lagu.

b.     Fungsi utama alat musik ini adalah mengatur tempo lagu.

c.      Alat musik ini adalah alat musik yang tidak punya banyak nada, namun kehadirannya cukup penting dalam musik.

 

23.     Merupakan kelompok alat musik ritmis adalah…

 

bedug, rebana, tifa, dan ketipung

 

24.     Alat musik ini termasuk alat musik harmonis. Sedangkan cara memainkanya dengan cara dipetik. Alat musik ini juga merupakan Instrumen musik ini berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.

 

Sasando

 

25.      “Ampar-Ampar Pisang” merupakan judul sebuah lagu daerah yang berasal dari…

 

Kalimantan Selatan


Read More »

KISI-KISI SOAL PAS SENI BUDAYA KELAS IX

1 comments

 



(BAB I SENI LUKIS DAN BAB II SENI PATUNG)

 

1. pengertian melukis  dibawah ini yang benar menurut Soedarso…

 

Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan datar dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu, dengan melibatkan ekspresi, emosi dan gagasan pencipta secara penuh.

 

2. Lukisan kaligrafi termasuk seni lukis yang memiliki tujuan

 

Religius

 

3. Contoh Karya lukis yang memilki tujuan ekspresi diantaranya

 

Sun Flowers karya Vincent Van Gogh

 

4. Pernyataan berikut yang sesuai dengan lukisan yang berfungsi komersial.

 

Lukisan yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan cara menjualnya.

 

5. Pengertian representatif dalam karya seni lukis adalah

 

Perwujudan gaya seni rupa menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan gaya alam

 

6. Aliran lukisan yang menggambarkan alam  dihasilkan dengan perbandingan perspektif secara sempurna, tekstur, warna, gelap terang yang dibuat seteliti mungkin serta digambarkan lebih indah dari kenyataan, seperti dapat kita lihat pada gambar di bawah adalah…

 

Naturalisme

 

7. Para pelukis yang menganut aliran naturalisme diantaranya adalah…

 

Basuki Abdullah, Abdullah Suryo Subroto, Mas Pringadi, Paul Rubens, dan Jhon Constable.

 

8. Aliran yang memandang dunia ini apa adanya tanpa ilusi dengan tanpa menambah atau mengurangi obyek, penggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup, seperti karya Gustave Courbet dengan judul “The Desperate Man” yang dapat dilihat pada gambar di bawah  ini adalah.

 

Realisme

 

9. Para pelukis yang termasuk kelompok pelukis yang beraliran realisme diantaranya…

 

Trubus, Wardoyo, Tarmizi, S. Soedjojono dan Dullah

 

10.    Gambar di samping menggambar penangkapan Diponegoro oleh Pemerintah Belanda, merupakan karya yang diberi judul “Diponegoro Arrest” (Penangkapan Diponegoro). Karya tersebut merupakan karya monumental pelukis Indonesia…

 

Raden Saleh Syarif Bustaman

 

11.    Para pelukis dunia yang terdiri dari Claude Monet, George Seurat, Paul Cezanne, dan Paul Ganguin merupakan para pelukis yang memiliki aliran…

 

Impresionisme

 

12.    Termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Vincent Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa. Salah satu lukisannya yang paling terkenal adalah “The Stary Night” seperti dapat dilihat pada gambar di bawah. Dengan penuh emosi Vincent Van Gogh berusaha mengungkapkan perasaan secara total dan spotan ke dalam kanvas. Apabila di kelompokkan maka beliau tergolong pelukis..

 

Ekspresionisme

 

 

13.    Para pelukis dunia dan nasional yang terdiri dari Wassily Kandisky, Yuan Mirro, William De Kooning, Amry Yahya, Fajar Sidik, But Muchtar dan Ahmad Sadilli (seperti dapat dilihat pada gambar di bawah) merupakan para pelukis yang memilki gaya atau aliran..

 

Nonrepresntatif

 

14.    contoh karya Salvador Dali. Bila kita perhatikan lukisan tersebut mencoba untuk menggambarkan alam bawah sadar atau terinspirasi dari sebuah mimpi. Maka lukisan tersebut dapat kita golongkan sebagai lukisan yang beraliran…

 

Surealisme

 

15.    Bahan utama berupa pigment halus atau serbuk warna (dye) yang dicampur dengan gum Arabic serta gliserin atau madu untuk menambah kekentalan dan daya rekat pigmen warna ke permuakaan bidang gambar. Adapun karakter cat ini bersifat transparan. Jenis media yang dijelaskan tersebut adalah.

 

Cat air (water colour)

 

16.    Alat yang terbuat dari aluminium tipis fungsinya untuk mencampur cat, dengan bentuk dan ukuran yang tersedia berbagai jenis runcing, lebar dan lembut, adalah.

 

Pisau palet

 

17.    Bahan melukis yang memiliki karakter yang menampilkan warna-warna lembut. Dan bahan terbuat dari paduan lilin (wax) dan minyak (oil) serta pewarna. Memiliki sifat yang mudah dicampur dengan warna lain (proses mixing).

 

Oil pastel

 

18.    Bahan atau media yang umum dipakai dalam melukis menggunakan bahan linen atau katun, adalah…

 

Kanvas

 

19.    Teknik mozaik  adalah teknik lukisan dengan cara…

 

Menempelkan pecahan kaca atau lempengan kaca yang berwarna warni pada media.

 

20.    Patung yang diciptakan semata-mata untuk kepentingan pribadi, sebagai ekspresi perasaan  dan ungkapan pribadi.  Patung tersebut berfungsi ….

 

Patung sebagai fungsi sosial

 

21.     Bahan untuk pembuatan patung dengan material yang empuk dan mudah dibentuk …

 

Tanah liat, sabun, plastisin  

        

22.    Corak patung modern dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu…

 

representatif, deformatif, dan abstrak

 

23.    Alat  yang digunakan dalam pembuatan patung kayu tersebut adalah….

 

Pahat

 

24.    Teknik berkarya patung yang salah satu cara pembuatannya dengan menambah dan  mengurangi bahan adalah 

 

Butsir

25.    Bahan yang dibuat dari partikel-partikel warna yang disuspensi dengan media minyak. Bahan ini memberikan efek cerah serta memberikan teksture yang sangat bagus. Jenis bahan ini disebut.

 

Cat minyak

 

 


Read More »