Aliran Abstrak/ Abstrakisme


Abtraksionisme/ Abstrak
Dalam Seni Lukis 
Oleh: Dadang Hudan Dardiri, S.Pd.,M.Pd.

Aliran abstraksionisme atau sering disebut abstrak, adalah aliran yang menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk- bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam. Abstraksionisme terbagi dua kategori besar, yakni abstrak ekspresionisme dan abstrak geometris.
1.       Abstrak Ekspresionisme
        Di Amerika aliran abstrak ekspresionisme terdapat dua kecenderungan yaitu color fild painting dan action painting.
a.    Color Fild Painting, yaitu lukisan abstrak yang menampilkan bidang-bidang lebar dengan warna-warna yang cerah. Pelopor lukisan color fild painting antara lain: Mark Rotko, Clyford Still, Adolf Got Lieb, Robert Montherwell dan Bornet Newman.
b.    Action Painting, yaitu lukisan abstrak yang tidak mementingkan bentuk, yang penting adalah aksi atau cara dalam melukis. Tokoh pelukis aliran ini adalah Jackson Pollock, Frans Kliner dan Twarkov.
      Di Perancis abstrak ekspresionisme  diikuti oleh pelukis: H. Hartum, Gerard Schneider, G. Mathiew, dan Piere Soluges.
2.       Abstrak Geometri
     Abstrak geometris disebut juga seni non objektif, dipelopori oleh Kandinsky, setelah itu bermuculan abstrak geometri yang bermacam-macam antara lain: suprematisme, kotruktivisme, neoplatisisme, dan op art.
a.    Suprematisme, yaitu likisan abstrak yang menampilkan abstraksi bentuk- bentuk gemetris murni, dengan tokohnya antara lain Kasimir Malevich.
b.    Kontuktivisme, Aliran ini pada awalnya berkembang di Rusia penggagasnya adalah Vladimir Tattin, Antoine Pevsner dan Naum Gabo. Gaya ini mengetengahkan berbagai karya berbentuk tiga dimensional namun dalam wujud abstrak, Bahan-bahan yang dipergunakan bersifat modern seperti besi beton, kawat bahkan plastic. Seniman Alexander Calder membuat karya kontruktivisme berupa patung yang dapat bergerak, sehingga disebut mobilisme sedangkan di Amerika patung tersebut kinetic sculpture. Karya seni yang juga termasuk kelompok kontruktivisme adalah minimal art, yang merupakan seni yang memiliki kecenderungan ke arah arsitektual serta lahir karena situasi teknologi industri yang tinggi.
c.    Neoplastisisme, yaitu corak seni abstrak yang menampilkan keuniversalan ilmu pasti. Mengembalikan pewarnaan kepada warna pokok dan bentuk yang bersifat siku-siku. Tokoh aliran neoplatisisme antara lain: Piet Mondrian, Theo Das Burg dan Bart Van Leck.
d.    Op Art, disebut optical art atau retinal art, adalah aliran abstrak yang mencoba mengeksplorasi unsur warna secara lebih mendalam dan menyatakan bahwa penyusunan konfigurasi warna yang sangat diperhitungkan akan menimbulkan efek optic terhadap mata. Hasil lukisan op art akan terlihat terlihat seolah-olah bergerak, padahal pada kenyataannya permukaan lukisan tetap diam, permukaan lukisan bergerak merupakan efek dari penyusunan warna-warna tertentu yang sangat terencana. Hasi karya op art sangat menrik perhatian karena warnanya yang cemerlang dan seakan mengecohkan mata.  Pelukis beraliaran op art/ optical art antara lain Victor Vasarelly, Bridge Riley, Yacov Gipstein, Todasuke Kawayama.


0 comments:

ALIRAN SUREALISME DALAM SENI LUKIS


ALIRAN SUREALISME DALAM SENI LUKIS
Oleh: Dadang Hudan Dardiri,S.Pd.,M.Pd.


Surealisme pada awalnya adalah gerakan dalam sastra yang ditemukan oleh Apollinaire, tetapi menurut pendapat lain bahwa kemunculan suralisme terobsesi oleh teori Psychoanalisa temuan Sigmund Freud. Aliran surealisme adalah penggambaran dunia fantasi psikologi yang diekspresikan secara visual, bentuk-bentuk alam dideformasi sehingga penuh fantasi dan seringkali di luar kewajaran. Para pelukis surelisme diantaranya Salvador Dalli, Marc Chagall, Joan Miro, dan Andre Mason.













Sigmund Freud, pendiri aliran psikoanalisis dalam bidang ilmu psikologi


   
Persistence_of_Memory: Salfador Dalli (1931)
sumber Gambar:
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/d/dd/The_Persistence_of_Memory.jpg.

  
I and the Village: Marc Chagall (1911)
Sumber Gambar:

 
Maternity: Joan Miirro (1924)
Sumber Gambar: https://www.wikiart.org/en/joan-miro/maternity
  

The Metamorphosis of the Lovers: Andre Masson (1938)
Sumber Gambar:
https://www.wikiart.org/en/andre-masson/no-name-9


0 comments:

LAPORAN STUDY TOUR/ KARYA WISATA


LAPORAN STUDY TOUR
SMP NEGERI 2 SUKARATU
TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019









LEMBAR PENGESAHAN


Laporan Kegiatan Study Tour SMP N 2 Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019, disusun oleh panitia kegiatan serta disahkan dan disetujui oleh Kepala SMP N 2 Sukaratu.









Mengesahkan/ Menyetujui


Mengetahui
Komite Sekolah



Drs.TASDIK WINAYA, M.M.

Tasikmalaya,  22 Oktober 2018
Sekertaris



Teni Sukmawati,S.Pd.
NIP 19720614 200604 2 015




Mengesahkan,
Kepala SMP Negeri 2 Sukaratu





DENDIN WARDIANA, S.Pd., M.Pd.
NIP 19651225198911 1 001




KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji bagi Allah, hanya dengan hidayah, inayahNya, dan taufikNya, Laporan Kegiatan Study Tour SMP Negeri 2 Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019 dapat terselesaikan.
Dalam penyelenggaraan kegiatan ini banyak pihak yang terlibat, untuk itu atas kerelaan dan peran sertanya kami sebagai panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1.     Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya;
2.     Kepala SMP Negeri 2 Sukaratu;
3.     Jajaran Komite SMP Negeri 2 Sukaratu;
4.     Para Orang Tua Peserta didik;
5.     Para Wakasek;
6.     Para Wali Kelas; dan
Tujuan laporan ini kami susun untuk melengkapi dan memenuhi kelengkapan salah satu program sekolah. Mungkin dalam penyusunan laporan ini ditemui berbagai kekurangan, untuk itu resonansi dan saran yang bersifat konstruktuf sangat kami tunggu.
Akhir kata semoga laporan ini bermanfaat sebagaimana yang kita harapkan, dan semoga Allah SWT selalu meridhoi segala upaya kita.

Tasikmalaya,  22 Oktober 2018
Panitia Kegiatan

DAFTAR ISI



Hal.
KATA PENGANTAR…………………………………………………..…
i
DAFTAR ISI…………………………………………………………….....
ii
BAB I.
PENDAHULUAN


A.
B.
C.
Latar Belakang………………………………………..…
Dasar Hukum…………………………………………....
Tujuan………………………………………………..….
1
2
3
BAB II.
PENGORGANISASIAN


A.
Visi dan Misi…………………………………………….
5

B.
Susunan Panitia………………………………………….
6
BAB III.
PELAKSANAAN KEGIATAN


A.
Materi Kegiatan………………………………………….
8

B.
Peserta…………………………………………………...
8

C.
Waktu, Tempat dan Tahapan Pelaksanaan Kegiatan…….
9
BAB IV.
ANGGARAN BIAYA


A.
Anggaran Biaya………………………………………….
15

B.
Sumber Dana…………………………………………….
16
BAB V.
PENUTUP
17
LAMPIRAN



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Study tour merupakan kegiatan di luar kelas yang bertujuan untuk mempelajari proses yang sebenarnya langsung di lapangan. Tour diadakan karena kebutuhan siswa untuk mendapatkan pengalaman secara langsung. Hal tersebut diadakan karena tidak mungkin menghadirkan setiap peristiwa ke dalam kelas untuk dipelajari dan diamati.
Kegiatan study yang merupakan salah satu program SMP Negeri 2 Sukaratu memiliki beberapa manfaat bagi para peserta didik, manfaat tersebut diantaranya adalah:
a.   Menyediakan sumber yang dapat memperkaya informasif actual yang tercantum dalam buku, dan membuat teks dalam buku menjadi berarti.
Terkadang hanya dengan membaca buku saja siswa akan merasa jenuh dan tidak dapat meresapi secara uruh penjelasan dalam buku.Study tour memberikan solusi masalah ini, karena siswa dapat secaralangsung terjun ke lapangan melihat atau mengamati objek pembelajaran. Hal itu menjadikan isi dalam buku menjadi lebihmenarik untuk dipelajari.
b.       Mengembangkan sikap ingin tahu peserta, dan memperluas pengertian
Study tour adalah program pembelajaran siswa langsung ke lapangan,dengan melihat dan mengamati secara otomatis akan timbul perasaaningin tahu siswa dan keinginan siswa untuk lebih banyak bertanyakarena tidak mampu menjelaskan fenomena yang ia amati secaralangsung di lapangan.Dengan mendapatkan penjelasan secara langsung dari pakar, siswaakan lebih banyak tahu tentang objek pembelajaran dibandingkan hanya sekedar membaca buku.
c.       Menyediakan pengalaman melalui objek, tempat, situasi, dan hubungan antar manusia yang tidak dapat disediakan di kelas
Tidak semua peristiwa dan objek pembelajaran dapat dihadirkan dalam kelas, oleh karena iyu study tour dapat memecahkan masalah ini melalui penelitian langsung kelapangan.
d.       Mempertajam kesadaran siswa terhadap lingkungan.
Dengan melakukan pengamatan langsung ke lingkungan objekpembelajaran siswa akan lebih mengenal cirri-ciri dan karakteristiklingkungan yang khas sesuai dengan objek yang diteliti.
e.       Mengenalkan siswa tentang kemungkinan bidang kerja atau karir yang bisa mereka masuki sesuai dengan cita-cita mereka.
Study tour dapat menumbuhkan rasa tertarik siswa terhadap objek yang diamati, mungkin saja setelah kegiatan selesai siswa akan lebihbanyak mencari tahu untuk memuaskan rasa ketertarikannyaterhadap objek yang diamati. Hal itu menyebabkan siswa ingin bekerja sesuai dengan bidang yang siswa minati ketika mengamati objek.
f.        Memadukan kelas dengan komunitas terbaru dan lingkunganyang lebih besar dan lebih berarti.
Dengan terjun langsung ke lapangan siswa akan menyatu dengankomunita baru di luar kelas sehingga akan ada hal-hal baru yang menarik dan unik.
g.       Mempererat keakraban dengan teman satu kelas dan melatih kerjasama antar siswa dalam suatu kelompok.
Ketika study tour berlangsung siswa akan menemui hal-hal baru yang baginya menarik, hal-hal baru ini akan ia share dengan teman-temansehingga akan menambah keakraban.Melalui kegiatan study tour siswa dituntut untuk dapat membuatlaporan yang baik dengan cara berkelompok, laporan yang baik tidakmungkin terwujud apabila tidak ada kerjasama yang baik antar siswadalam suatu kelompok.
h.       Memberikan suasana relaksasi di tengah rutinitas yang terkadang menjemukan.
Kepadatan situasi pembelajaran dalam kelas dan mungkin juga rasabosan terhadap lingkungan yang dari hari kehari hanya itu-itu saja membuat siswa menjadi jenuh. Dengan diadakannya study tour akan memberikan relaksasi dan penyegaran di tengah kepadatan pembelajaran dalam kelas yang monoton.


B.      Dasar Hukum
1.     Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2.     Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 pasal 19 tentang Proses Pembelajaran pada Satuan Pendidikan diselenggarakan secara interaktif, insfiratif dan menyenangkan;
3.     Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan;
4.     Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
5.     Permendiknas Nomor 39 Tahun 2009 Tentang pembinaan kesiswaan;
6.     Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Stndar Proses;
7.     Hasil Keputusan Rapat dengan Orang Tua Siswa Tanggal 28 Juli 2018; dan
8.     SK Kepala Sekolah Nomor: 421.71/ 2341a/ SMPN2SKRT? 2018? Tentang Susunan Panitia Study Tour Tahun Pelajaran 2018/ 2019.
C.     Tujuan
Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan study tour yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019 adalah sebagai berikut:
1.     Menanamkan rasa  cinta tanah air dengan dibuktikan oleh kesadaran memiliki semangat belajar yang tinggi;
2.     Memperkaya pengalaman para peserta didik mengenai objek-objek tertentu dengan cara melihat, mendengar, meraba dan merasakan sendiri bagaimana rupa atau objek dalam keadaan aslinya;
3.     Sebagai sarana pengenalan peserta didik dengan budaya lain;
4.     Memberikan kesempatan pada peserta didik untuk belajar secara langsung dengan sumber ajar; dan
5.     Sebagai lembaga pendidikan formal, sekolah ingin mencetak lulusan yang memiliki wawasan nasional.


BAB II
PENGORNISASIAN

A.     Visi Misi
1.     Visi Sekolah
Visi adalah  gambaran  ideal untuk  masa depan yang diinginkan oleh sekolah. Visi ini memberikan wawasan yang menjadi sumber arahan bagi  sekolah  dan  digunakan  untuk  memandu  perumusan  misi sekolah. Visi adalah pandangan jauh ke depan ke mana sekolah  akan dibawa.  Gambaran  masa  depan  harus  didasarkan  pada  landasan yuridis,  yaitu  undang-undang,  peraturan  pemerintah,  peraturan menteri  dan  peraturan  perundangan  lainnya  sesuai  dengan  jenjang dan jenis sekolahnya.
Visi  sekolah  harus  tetap  dalam  kerangka  kebijakan  pendidikan nasional,  tetapi  sesuai  dengan  kebutuhan  sekolah  untuk  pelayanan masyarakat.  Dengan  tujuan  pendidikan  nasional  yang  rumusannya sama,  profil  sekolah  dan  kebutuhan  masyarakat  yang  dilayani sekolah tidak selalu sama. Oleh karena itu, sekolah memiliki visi yang tidak  sama  dengan  sekolah  lain,  asalkan  tidak  keluar  dari  koridor tujuan pendidikan nasional.
Visi SMP Negeri 2 Sukaratu adalah: “Mewujudkan Peserta Didik Yang Berakhlaq Mulia, Terampil, Mandiri Berlandaskan Iman Dan Taqwa“

 

2.     Misi Sekolah
Misi  adalah  tindakan  atau  upaya  untuk  mewujudkan  visi.   Jadi misi  merupakan  penjabaran  visi  dalam  bentuk  rumusan tugas, kewajiban, dan rancangan tindakan yang dijadikan arahan untuk mewujudkan  visi.
Misi SMP Negeri 2 Sukaratu adalah sebagai berikut:
a.      Meningkatkan efektivitas proses pembelajaran;
b.      Meningkatkan pembinaan kompetensi peserta didik  secara optimal;
c.       Mendorong  kemandirian, tanggung  jawab,  kejujuran,  percaya  diri  dan semangat untuk berkompetisi para peserta didik;
d.       Mendorong peserta didik memiliki  pemahaman dan pengamalan  nilai-nilai keagamaan serta memililiki solidaritas dan kepedulian sosial;
e.       Menerapkan 3 S (Salam, Senyum, Sapa); dan
f.        Mendorong warga sekolah sebagai pembelajar sepanjang hayat.
B.      Susunan Panitia
Susunan kepanitiaan dalam kegiatan study tour SMP Negeri 2 Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019 terdiri dari:
No
Nama
Jabatan Panitia
Jabatan Dinas
1.
Drs.Tasdik Winaya,M.M.
Penasehat
Ketua Komite Sekolah
2.
Dendin Wardiana,S.Pd.,M.Pd.
Penanggung jawab
Kepala SMP N 2 Sukaratu
3.
Odik,S.Pd.
Pengarah
Wakasek Sarpras
4.
Gun Gun Gunawan,S.Pd.
Ketua Pelaksana
Wakasek Kesiswaan
5.
Teni Sukmawati,S.Pd.
Sekertaris
Guru dan Wali Kelas
6.
Evi Tanty,S.Pd.
Bendahara
Guru
dan Wali Kelas
7.
Mulyanti,S.Pd.
Anggota
Guru dan Wali Kelas
8.
Iceu Wakilah,S.Ag.
Anggota
Guru dan Wali Kelas
9.
Hendra Kurniawan ,S.Pd.
Anggota
Guru dan Wali Kelas
10.
Neneng Dewi, S.Pd.
Anggota
Guru dan Wali Kelas

BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN

A.     Materi Kegiatan
Kegiatan ini secara khusus dimaksudkan untuk membuka wawasan siswa tentang pengetahuan di luar kelas. Rangkaian materi kegiatan study tour ini secara umum terdiri dari:
1.     Pengamatan terhadap peninggalan budaya/ cagar budaya yakni kunjungan ke Candi Borobudur;
2.     Mengamati peristiwa sejarah dan alutsista Angkatan Udara yakni kunjungan ke Museum Dirgantara;
3.     Pengamatan terhadap keanekagaraman hayati berupa aneka jenis fauna yakni kunjungan ke Kebun Binatang Gembira Loka;
4.     Pengamatan terhadap aneka penemuan ilmu pengetahuan dan teknologi berupa pengamatan ke Taman Pintar;
5.     Mengenang dan mengamati peristiwa masa lalu berupa salah satu peninggalan penjajah Belanda yakni mengamati Benteng Vredeburg.
B.      Peserta
Peserta yang mengikuti kegiatan study tour Text Box: 8SMP Negeri 2 Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019 terdiri dari para peserta didik kelas VIII yang berjumlah 160 orang.

C.     Waktu, Tempat dan Tahapan Pelaksanaan Kegiatan
1.     Waktu dan Tempat
a.   Waktu
Waktu pelaksanaan kegiatan study tour SMP Negeri Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019  adalah: Hari Sabtu 12 Oktober sampai dengan hari Minggu 14 Oktober 2018.
b.   Tempat
Tempat pelaksanaan kegiatan kegiatan study tour SMP Negeri Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019 ini adalah wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.
  1. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan
Tahapan pelaksanaan kegiatan study tour SMP Negeri Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019 adalah seperti yang tercantum pada tabel susunan acara di bawah ini:

Hari, tanggal
Waktu
Uraian kegiatan
Keterangan
Jumat,
12 Oktober 2018

1.   14.00
Persiapan Berangkat

2.   14.30- 2.00
Pemberangakatan rombongan dengan Bus Travel

3.    2.00 – 2.30
Cek in hotel/ dan penempatan rombongan di kamar masing-masing

4.    2.30
Waktu tidur para rombongan





Sabtu,
13 Oktober 2018
1.   6.00-6.40
Makan pagi

2.   6.40-8.00
Perjalanan ke lokasi Candi Borobudur

3.   8.00- 11.030
Mengunjungi lokasi Candi Borobudur

4.   11.30- 12.30
Soliskan

5.    12.00- 13.00
Perjalanan Menuju Musium Dirgantara

6.    13.00-15.00
Kunjungan ke Musium Dirgantara








Minggu,
14 Oktober 2018


1.    06.00- 07.00
Makan pagi dan persiapan menuju lokasi Kebun Binatang Gembira Loka

2.   07.00-10.00
Kunjungan ke lokasi Kebun Binatang Gembira Loka

3.    10.00- 11.30
Kunjungan ke lokasi Taman Pintar Yogyakarta

4.   11.30-12.10
Soliskan

5.    12.10- 14.45
Kunjungan ke lokasi Benteng Vredeburg

6.    14.45-15.10
Siliskan

7.    15.10-15.45
Kunjungan ke Malioboro

8.    20.00-21.00
Cek out dan persiapan pulang

9.    21.00- 04.00
Perjalan menuju pulang


a.   Candi Borobudur 
Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di BorobudurMagelangJawa TengahIndonesia. Candi ini terletak kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.
b. Museum Dirgantara
Museum Pusat TNI AU "Dirgantara Mandala" adalah museum yang digagas oleh TNI Angkatan Udara untuk mengabadikan peristiwa bersejarah dalam lingkungan TNI AU, bermarkas di kompleks Pangkalan Udara Adi SutjiptoYogyakarta.
c. Kebun Binatang Gembira Loka
Kebun Binatang Gembira Loka  adalah kebun binatang yang berada di Yogyakarta. Berisi berbagai macam spesies dari belahan dunia, seperti orangutangajah asiasimpanseharimau, dan lain sebagainya. Kebun Binatang Gembira Loka menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan Yogyakarta.
 d. Taman Pintar Yogyakarta
Taman Pintar Yogyakarta adalah wahana wisata yang terdapat di pusat Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Yogyakarta, di kawasan Benteng Vredeburg. Taman ini memadukan tempat wisata rekreasi maupun edukasi dalam satu lokasi. Taman Pintar memiliki arena bermain sekaligus sarana edukasi yang terbagi dalam beberapa zona. Akses langsung kepada pusat buku eks Shopping Centre juga menambah nilai lebih Taman Pintar. Tempat rekreasi ini sangat baik untuk anak-anak atau para remaja pada masa perkembangan.
 e.   Benteng Vredeburg
Museum Benteng Vredeburg (Musium Beteng Vredeburg) adalah sebuah benteng yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta. Saat sekarang benteng ini menjadi sebuah museum.
Benteng Vredeburg memiliki luas sekitar 2.100 meter persegi, bangunan tersebut berfungsi sebagai benteng pertahanan Belanda. Benteng memiliki empat sisi yang sama, dan pada masing-masing sudut memiliki menara untuk berjaga-jaga dan mengintai kegiatan keraton dan pergerakan masyarakat di kala itu. Pada sejumlah bangunan di dalam benteng ini terdapat diorama mengenai sejarah Indonesia.
  
BAB IV
ANGGARAN BIAYA
A.     Anggaran Biaya
 Anggaran biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan Study Tour SMP Negeri 2 Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019 adalah sebagai berikut.
A.
PENERIMAAN :
Siswa
153 x Rp. 650.000
 Rp             99.450.000
Siswa yang belum bayar
 Rp               1.500.000
Rp                97.950.000
B.
PENGELUARAN :
1
Transport siswa
153 x Rp. 570.000
 Rp             87.210.000
2
Administrasi ( fc. Transport dinas dll)
 Rp               2.000.000
3
Supir Bis
3 x Rp. 250.000
 Rp                  750.000
4
Parkir Bis
 Rp                  100.000
5
Piket Malam ( di sekolah )
 Rp                  150.000
6
Wali Kelas
6 x Rp. 200.000
 Rp               1.200.000
7
Panitia
 Rp               1.500.000
8
Pembimbing
 Rp               1.950.000
9
TU ( Bu Aneng + Bu Ika )
 Rp                  300.000
10
Lain-lain ( snack dll )
 Rp               2.000.000
11
Oleh-oleh  ( untuk guru yg tidak ikut )
 Rp                  750.000
12
Fotocopy SK
 Rp                    40.000
Rp               97.950.000
saldo
  Rp                              -

Tasikmalaya, 22 Oktober 2018
Bendahara,


EVI TANTY,S.Pd.
NIP. 19750416 200701 2 007
B.      Sumber Dana
 Sumber dana pelaksanaan kegiatan Study Tour SMP Negeri 2 Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019:
  1. Dana personal yakni penggalian dana dari para orang tua peserta didik.
BAB V
P E N U T  U P

A.      Simpulan
Secara umum kegiatan yang telah dilaksanakan dalam kegiatan study tour terdiri dari: (1) Tahap persiapan; (2) Tahap Pelaksanaan; dan (3) Tahap Akhir Pelaksanaan.
Simpulan kegiatan yang telah dilalui terdiri dari:
1.     Tahap persiapan
Dalam kegiatan study tour SMP N 2 Sukaratu tahun pelajaran 2018/ 2019 berdasarkan data yang diperoleh bahwa keikutsertaan para peserta didik terdiri dari 75% dari seluruh jumlah peserta didik kelas VIII. Jika dibandingkan dengan kegiatan study tour SMP Negeri 2 Sukaratu tahun pelajaran 2017/ 2018 yang lalu adalah 90%, dengan data tersebut disimpulkan bahwa telah terjadi penurunan angka partisipasi atau keikutsertaan para peserta didik yaitu 15%.
2.     Tahap Pelaksanaan
Tahap pelaksanaan terdiri dari fasilitas moda yang disediakan untuk kegiatan study tour berupa pemberangkatan, kunjungan ke obyek wisata, fasilitas layanan penginapan (hotel), dan layanan makan bagi para peserta. Berdasarkan kenyataan dan pendapat yang telah dihimpun bahwa mereka (para peserta study tour) merasa sangat puas terhadap layanan yang diberikan.
3.     Tahap Akhir
Tahap akhir pelaksanaan yakni cek out dan perjalan pulang para peserta hingga sampai tujuan. Selama perjalanan hingga pulang ke rumah masing-masing tidak ditemukan kendali yang berarti, artinya ini berjalan lancer sebagaimana direncanakan. Hanya pada tahap akhir ini ditemukan bahwa ada beberapa barang peserta yang hilang,  pada kegiatan selanjutnya jangan sampai terjadi kembali.
B.      Saran dan Rekomendasi
Berdasakan simpulan yang telah dikemukakan di atas maka kami sampaikan mengenai saran atau rekomdasi, yaitu sebagai berikut
1.       Tahapan persiapan berupa animo atau angka patisitisi para peserta didik dalam mengikuti kegiatan study tour perlu ditingkatkan, agar sasaran yang hendak dicapai yakni agar semua para peserta didik mampu mengalami pengalaman secara langsung.
2.       Kepuasaan yang dialami oleh para peserta didik pada tahap pelaksanaan untuk kegiatan selanjutnya perlu dipertahankan, ini untuk menjamin pelayanan yang diberikan secara maksimal dari kegiatan study tour.
3.       Tahap akhir khususnya keamanan selama kegiatan study perlu ditingkatkan.
Demikian laporan ini dibuat dengan harapan agar pelaksanaan kegiatan study tour SMP Negeri 2 Sukaratu Tahun Pelajaran 2018/ 2019 mencapai sasaran dan tujuan sebagaimana yang kita harapkan, yaitu bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mecerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat.
Semoga Alloh SWT memberikan hidayah dan meridhoi niat dan amal kita semua. Amiin.


Ketua Pelaksana


GUN GUN GUNAWAN,S.Pd.
NIP. 19770818 201410 1 001
Tasikmalaya, 22 Oktober  2018
Sekretaris,



Teni Sukmawati,S.Pd.
NIP 19720614 200604 2 015












Mengesahkan / Menyetujui:
Kepala SMP Negeri 2 Sukaratu,



DENDIN WARDIANA, S.Pd., M.Pd.
NIP. 19651225 198911 1 001

0 comments: