ALIRAN SUREALISME

ALIRAN SUREALISME DALAM SENI LUKIS


ALIRAN SUREALISME DALAM SENI LUKIS
Oleh: Dadang Hudan Dardiri,S.Pd.,M.Pd.


Surealisme pada awalnya adalah gerakan dalam sastra yang ditemukan oleh Apollinaire, tetapi menurut pendapat lain bahwa kemunculan suralisme terobsesi oleh teori Psychoanalisa temuan Sigmund Freud. Aliran surealisme adalah penggambaran dunia fantasi psikologi yang diekspresikan secara visual, bentuk-bentuk alam dideformasi sehingga penuh fantasi dan seringkali di luar kewajaran. Para pelukis surelisme diantaranya Salvador Dalli, Marc Chagall, Joan Miro, danAndre Mason.













Sigmund Freud, pendiri aliran psikoanalisis dalam bidang ilmu psikologi


   
Persistence_of_Memory: Salfador Dalli (1931)
sumber Gambar:
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/d/dd/The_Persistence_of_Memory.jpg.

  
I and the Village: Marc Chagall (1911)
Sumber Gambar:

 
Maternity: Joan Miirro (1924)
Sumber Gambar: https://www.wikiart.org/en/joan-miro/maternity

0 comments:

Dalam Hening


Dalam Hening



Sumber gambarhttps://www.google.co.id/search?q=malam+sepi&safe=strict&rlz=
dalam hening…malam
tak berbingkai
ku ingin tersungkur,
larut  dalam kesyahduan cintaMu.
Terima keluh kesahku….
terimalah aku
terimalah aku
Ya Rabby



Hudan Dardiri
Tasikmalaya, 8 Oktober 2018



0 comments:

"DARA"

Dara


Laiknya  ratna di taman surgawi.
Kuncupnya bermekaran penuh pesona

Pesona warna yang hanya kudapati pada imagi


Kau bagian pesona surgawi

Diantara kelopak bunga kudapati butiran embun yang menetes ubun-ubun pagi.

Dara
semerbak wangi kesturi merambah pucuk-pucuk  dahan pohonan jati.

Pancaran raut mengalir dalam alunan fibrasi petikan kecapi

Untuk mu ku menanti mesti waktu tak kunjung menepi.

Hudan 10 Oktober 2019

0 comments:

NELAYAN PAPA


Nelayan Papa
Perahu kecil arungi lautan
Dengan jala usang itu ia telusuri tiap sudutnya.
Pagi mulai menyingsing hanya puluhan ikan sepadan ibu jari yang didapat

Rupanya seluruh letih dan payah ia habiskan dengan hanya mengais sisa si pukat harimau

Omelan, makian kini di pelupuk mata.
Dari mulut kecil istri pujaan hati.

Terlebih tempo hari juragan pemilik kapal menyapa dan merayunya.
Beribu sesal tak kunjung padam, sebagai suami tak ada arti. Jika tak hidupi istri
Cercaan sarapan utama
Kini bara menyala di setiap sudut gubuk kecil ini.
Alangkah lebih mendera ketimbang kemiskinan yang selalu mendera

Pagi mulai menyingsing taburan semburat mentari merah tembaga.

Gontai dayung dikayuh sejuruh hati yang kian rapuh.
Kemana hendak gantungkan harap yang kian tak tersisa

Camueuk, 16: 20 , 7 Februari 2019
Hudan


0 comments:

MAWAR LAYU


Mawar Layu

Mawar di taman terenggut dan fana
Helai kelopaknya gugur dan layu
Terserak dan terbang tak tentu arah
Semilir angin kecilpun telah melenyapkanya


Tadi di tengah malam kesunyian telah menjebaknya
Iblis itu datang serupa dewa kama dirasuki asmara,
Membawa serta guci anggur yang memabukkan.
Akar yang fana tak sanggup menahan nyinyir amis rayuan penuh muslihat.

Kini mawar yang hanya berakar fana
Rentan dan rapuh
Indah warna, dan mekar wanginya telah punah
Tanpa bekas.
Kini hanya batang penuh duri,
Tertancap di tanah dan fana.

Camueuk, pukul 13:28, Jumat, 6 Februari 2019
Hudan


0 comments:

Jasmin over the Cloud


Jasmin over the Cloud

saat ku hirup wangi melati itu
masih tawar rasa di hati
indah warnanya terlalu biasa
untuk kuingat

tapi saat sunyi itu menghimpit
rasa ini merambah telusuri
relung hati yang sepi

kuntum melati makin menancap
jauh di dasar hati
semerbak wangi menembus relung jiwa

aku hanya menggapaimu
di awan yang mengembang
alangkah hati kian sunyi
pendam rasa kian menjadi

biar ku tetap di jalan sunyi
di tiap lapisan mega merah tembaga
kuuntai warna penuh harmoni
tentang indah binar matamu

biarku tetap di jalan sunyi
agar sukmaku selalu setia tentang janjiku
di jalan sunyi ku temui dirimu
Sukaratu 12 Februari 2019
Hudan


0 comments:

PENGERTIAN FILSAFAT


Apa yang dimaksud dengan filsafat (philosophy)? Pengertian filsafat adalah suatu ilmu pengetahuan yang menggunakan logika, metode, dan sistem untuk mengkaji masalah umum dan mendasar mengenai berbagai persoalan, seperti; pengetahuan, akal, pikiran, eksistensi, dan bahasa.
Pendapat lain mengatakan bahwa arti filsafat adalah suatu kebijaksanaan hidup (filosofia) untuk memberikan suatu pandangan hidup secara menyeluruh berdasarkan refleksi terhadap pengalaman hidup dan pengalaman ilmiah. Dengan kata lain, dalam filsafat tidak terdapat eksperimen atau percobaan, tapi mengemukakan masalah secara persis, mencari solusi, serta memberikan argumentasi atas solusi tersebut.
Secara etimologi, istilah ‘filsafat’ berasal dari bahasa Yunani, yaitu philosophia dan philoshophos. Philo artinya cinta, sedangkan shopia atau shopos artinya kebijaksanaan, pengetahuan, dan hikmah. Sehingga dalam hal ini, pengertian filsafat adalah sejumlah gagasan yang penuh dengan kebijaksanaan, pengetahuan, dan hikmah.

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa arti filsafat, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Aristoteles

Menurut Aristoteles, pengertian filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang berisi ilmu metafisika, retorika, logika, etika, ekonomi, politik dan estetika (filsafat keindahan).

2. Cicero

Menurut Cicero, filsafat adalah ‘ibu’ dari semua seni (the mother of all the arts) dan merupakan seni kehidupan.

3. Plato

Menurut Plato, arti filsafat adalah suatu ilmu yang mencoba untuk mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang sebenarnya.

4. Imanuel Kant

Menurut Imanuel Kant, pengertian filsafat adalah suatu ilmu (pengetahuan) yang menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan yang di dalamnya tercakup empat persoalan yaitu metafisika, etika agama, dan antropologi.

5. Johann Gotlich Fickte

Menurut Johann Gotlich Fickte, pengertian filsafat adalah dasar dari segala ilmu yang membicarakan seluruh bidang dan seluruh jenis ilmu untuk mencari kebenaran dari seluruh kenyataan.

Ciri-Ciri Filsafat

Seorang ahli logika bernama Clarence I. Lewis mengatakan bawah filsafat adalah suatu proses refleksi dari bekerjanya akal yang di dalam prosesnya terkandung berbagai kegiatan. Adapun ciri-ciri pemikiran filsafat adalah sebagai berikut:

1. Bersifat Universal

Pemikiran filsafat cenderung bersifat universal (umum) dan tidak bersangkutan dengan objek-objek khusus. Misalnya pemikiran tentang manusia, keadilan, kebebasan, dan lain-lain.

2. Tidak Faktual

Dalam hal ini, tidak faktual adalah sesuatu yang spekulatif dengan membuat berbagai dugaan yang masuk akal tentang suatu hal, namun tanpa bukti karena telah melampaui batas dari fakta-fakta ilmiah.

3. Berhubungan dengan Nilai

Menurut C. J. Ducasse, pengertian filsafat adalah upaya manusia untuk mencari pengetahuan, berupa fakta-fakta yang disebut dengan penilaian. Dalam hal ini penilaian yang dimaksud adalah sesuatu yang baik dan buruk, susila dan asusila, dimana akhirnya filsafat menjadi suatu usaha untuk mempertahankan nilai-nilai.

4. Berhubungan dengan Arti

Mengacu pada poin 3, sesuatu yang memiliki nilai tentunya memiliki arti. Itulah sebabnya para filsuf menciptakan berbagai kalimat yang logis dan bahasa yang tepat (ilmiah), agar ide-idenya sarat dengan arti.

5. Implikatif

Pemikiran filsafat selalu terdapat implikasi (akibat), sehingga diharapkan akan dapat melahirkan pemikiran baru yang dinamis dan menyuburkan intelektual.

Cabang-Cabang Filsafat

Secara umum, para ahli membagi bidang studi filsafat menjadi beberapa cabang atau bagian. Adapun cabang-cabang filsafat adalah sebagai berikut:

1. Epistemologi

Epistemologi adalah cabang filsafat yang membahas tentang pengetahuan. Misalnya; asal mula, validitas, metodologi, bentuk atau struktur, yang secara bersama-sama membentuk pengetahuan manusia (Ensiklopedia Indonesia).

2. Metafisika

Metafisika adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya. Kajian mengenai metafisika umumnya berporos pada pertanyaan mendasar mengenai keberadaan dan sifat-sifat yang meliputi realitas yang dikaji (Wikipedia).

3. Logika

Logika (logike episteme) adalah cabang filsafat yang mempelajari tentang kecakapan dalam berpikir secara teratur, lurus, dan tepat (Wikipedia).

4. Etika

Etika adalah cabang filsafaat yang mempelajari tentang norma atau aturan yang digunakan sebagai pedoman berperilaku di dalam masyarakat terkait dengan sifat baik dan buruk.

5. Estetika

Estetika adalah cabang filsafat yang mempelajari dan membahas tentang keindahan, bagaimana keindahan dapat terbentuk, dan bagaimana keindahan tersebut dapat disadari dan dirasakan oleh manusia.

6. Filsafat Ilmu

Filsafat ilmu adalah cabang filsafat yang mempelajari dan menjawab berbagai pertanyaan terkait hakikat ilmu, dan penerapan berbagai metode filsafat dalam upaya mencari akar persoalan dan menemukan asas realitas yang dipersoalkan oleh bidang ilmu tersebut untuk mendapatkan kejelasan

Tujuan Filsafat

Keberadaan filsafat dapat membantu persoalan manusia di berbagai bidang kehidupan. Mengacu pada pengertian filsafat, adapun tujuan filsafat adalah sebagai berikut:
  1. Agar manusia menjadi lebih terdidik dan memiliki pengetahuan, serta mampu menilai hal-hal di sekitarnya secara objektif.
  2. Agar manusia menjadi lebih bijaksana dalam menjalani kehidupannya.
  3. Agar manusia memiliki pandangan yang luas dan terhindar dari sifat egosentrisme.
  4. Agar manusia dapat berpikir sendiri, memiliki pendapat sendiri, mandiri secara rohani, dan dapat bersikap kritis.
  5. Agar manusia dapat mendalami unsur-unsur pokok ilmu sehingga dapat memahami sumber, hakikat, dan tujuan ilmu.
  6. Agar manusia memahami sejarah pertumbuhan, perkembangan, dan kemajuan ilmu pengetahuan di berbagai bidang.
  7. Agar tenaga pengajar dan siswa memiliki pedoman dalam mendalami suatu ilmu pengetahuan, khususnya untuk membedakan persoalan ilmiah dan non-ilmiah.
  8. Agar para ilmuwan terdorong untuk mendalami dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

SUMBER:
https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-filsafat.html

0 comments:

MAWAR LAYU

Mawar Layu

Mawar di taman terenggut dan fana
Helai kelopaknya gugur dan layu
Terserak dan terbang tak tentu arah
Semilir angin kecilpun telah melenyapkannya

Tadi di tengah malam kesunyian telah menjebaknya
Iblis itu datang serupa dewa kama dirasuki asmara,
membawa serta guci anggur yang memabukkan.
Akar yang fana tak sanggup menahan nyinyir amis rayuan penuh muslihat.

Kini mawar yang hanya berakar fana
Rentan dan rapuh
Indah warna, dan mekar wanginya telah punah
Tanpa bekas.
Kini hanya batang penuh duri,
tertancap di tanah dan fana.

CAMUEUK, PUKUL 13:28, JUMAT 8 FEBRUARI 2019
HUDAN

0 comments: